Proses Penggunaan Ruang Oksigen Hiperbarik

Dec 02, 2025

Tinggalkan pesan

Semua pasien yang memerlukan terapi oksigen hiperbarik harus menjalani pemeriksaan oleh dokter spesialis oksigen hiperbarik sebelum pengobatan untuk memastikan tidak adanya kontraindikasi.

 

Edukasi pasien harus diberikan, mengajari mereka teknik inflator dan penyesuaian tekanan yang tepat untuk mencegah sakit telinga selama pemberian tekanan dan memastikan kerja sama mereka selama perawatan.

 

Pasien dan perawat dilarang keras membawa sumber api, bahan yang mudah terbakar atau meledak, zat yang mudah menguap, atau mainan elektronik ke dalam ruangan untuk mencegah kebakaran. Jelaskan bahwa jam tangan dapat menyebabkan kerusakan mekanis atau ketepatan waktu yang tidak akurat, dan pena dapat menyebabkan tumpahan tinta.

 

Karena durasi pengobatan yang lama (kurang lebih 2 jam), pasien dan perawat disarankan untuk mengosongkan kandung kemih dan usus sebelum memasuki ruangan dan menghindari makan berlebihan atau mengonsumsi makanan yang menyebabkan kembung, seperti susu, susu kedelai, kentang, lobak, dan daun bawang.

 

Loker disediakan, dan persediaan terapi oksigen hanya untuk digunakan individu. Bantu pasien dalam menyimpan perlengkapan perawatan mereka dengan benar, sediakan baju rumah sakit dan kunci loker untuk memudahkan pergantian dan pengelolaan. Keenam: Pasien harus diinstruksikan untuk segera menghubungi dokter atau perawat jika mengalami keadaan khusus. Masuk ke ruang hiperbarik hanya diperbolehkan setelah diagnosis dan pengobatan yang tepat. Penderita pilek harus istirahat selama beberapa hari sampai gejala mereda sebelum memasuki ruangan; jika tidak, saluran Eustachius mungkin tidak terbuka, sehingga mempengaruhi penyesuaian tekanan dan menyebabkan sakit telinga.

 

Sebelum memasuki ruang hiperbarik, pasien yang sakit kritis harus diperiksa tanda-tanda vitalnya. Semua pipa harus diamankan dan tetap dipatenkan. Semua peralatan dan perlengkapan resusitasi harus disiapkan. Selang oksigen dan selang ekspirasi harus dihubungkan ke pasien. Resistensi oksigen harus diperiksa dan disesuaikan sesuai kebutuhan. Pasien dengan kondisi kritis, pasien yang memerlukan resusitasi setelah koma, pasien yang menggunakan ventilasi mekanis, pasien yang menerima cairan intravena atau trakeotomi yang memerlukan perawatan medis di dalam ruangan, orang lanjut usia, anak-anak, pasien dengan kontraindikasi relatif terhadap terapi oksigen hiperbarik, pasien yang tidak dapat merawat dirinya sendiri, pasien yang gelisah, pasien yang memasuki ruangan dengan tandu atau kursi roda, dan keadaan khusus lainnya harus didampingi oleh staf medis dan anggota keluarga untuk mencegah kecelakaan.

 

Personil yang memasuki ruang oksigen murni harus melepas pakaian dalam mereka, mengganti pakaian katun murni, dan ditutupi dengan alas tidur katun murni. Pakaian pasien sendiri dilarang keras masuk ke dalam ruangan. Bayi boleh membawa popok berbahan katun (kertas) murni dan botol bayi (atau botol air). Tidak ada item lain yang diperbolehkan. Semua personel yang memasuki ruang oksigen murni harus mengenakan topi kerja berbahan katun murni yang menutupi seluruh rambut. Menyisir rambut atau tindakan lain yang dapat menimbulkan listrik statis dilarang keras di dalam ruangan. Kepatuhan yang ketat terhadap indikasi diperlukan; pasien yang sakit kritis atau gelisah tidak cocok untuk perawatan di ruang oksigen murni. Operator harus benar-benar mematuhi rencana perawatan, terus memantau perubahan kondisi pasien melalui jendela observasi, dan segera melaporkan serta mengatasi segala kelainan.

Kirim permintaan
Pengalaman perawatan yang nyaman
Menjaga keterbukaan dan
mengurangi tekanan psikologis
Hubungi kami